Ancaman Siber dari Grup Hacktivist Asia: Fokus Serangan pada Sektor Kesehatan dan Pendidikan.

Ancaman Siber dari Grup Hacktivist Asia: Fokus Serangan pada Sektor Kesehatan dan Pendidikan.

Ancaman siber di Asia semakin didominasi oleh Grup Hacktivist lokal, yaitu kelompok peretas yang termotivasi oleh tujuan politik, sosial, atau lingkungan. Kelompok-kelompok ini, yang sering beroperasi secara anonim, kini memfokuskan serangan mereka pada sektor Kesehatan dan Pendidikan di Asia karena kerentanan keamanan dan kekayaan data pribadi yang tersimpan.

Serangan terhadap sektor Kesehatan, misalnya, bertujuan untuk mencuri rekam medis atau mengganggu layanan rumah sakit sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak adil. Di sektor Pendidikan, hacktivist menargetkan sistem universitas untuk membocorkan informasi sensitif atau memprotes kurikulum tertentu.

Meskipun hacktivism sering diklaim sebagai gerakan “demi kebaikan,” dampaknya sangat merusak. Sektor publik di Asia seringkali memiliki investasi keamanan siber yang jauh lebih rendah dibandingkan sektor finansial, membuat mereka menjadi target empuk. Serangan ini mengancam kepercayaan publik terhadap layanan dasar.

Untuk mengatasi ancaman ini, negara-negara Asia harus secara signifikan meningkatkan pertahanan siber di sektor publik, melalui pelatihan, peningkatan investasi teknologi, dan kolaborasi intelijen ancaman. Pertarungan melawan Grup Hacktivist di Asia adalah pertarungan antara kebebasan berekspresi digital dan keamanan nasional.