Memilih Oli Mesin yang Tepat Sesuai Tipe Kendaraan: Panduan Dasar Perawatan

Memilih Oli Mesin yang Tepat Sesuai Tipe Kendaraan: Panduan Dasar Perawatan

Memilih oli mesin yang tepat adalah salah satu aspek perawatan kendaraan yang paling krusial, langsung memengaruhi efisiensi, umur mesin, dan kinerja. Keputusan ini tidak hanya didasarkan pada merek, melainkan harus disesuaikan secara ketat dengan tipe kendaraan, usia mesin, dan kondisi operasional.

Dasar pemilihan oli adalah viskositas (kekentalan), yang biasanya ditunjukkan dengan kode seperti 10W-30 atau 5W-40. Angka pertama (misalnya, 5W) menunjukkan kinerja oli pada suhu dingin (W=Winter), sementara angka kedua menunjukkan kekentalan pada suhu operasional. Mesin modern yang presisi biasanya membutuhkan oli dengan viskositas yang lebih rendah (lebih encer) untuk efisiensi bahan bakar.

Selain viskositas, penting untuk mempertimbangkan spesifikasi API (American Petroleum Institute) atau ACEA (European Automobile Manufacturers’ Association) yang tercantum pada kemasan. Spesifikasi ini menunjukkan standar kualitas dan aditif yang sesuai dengan desain mesin terbaru (misalnya, mesin turbo atau direct injection).

Penggunaan oli yang tidak sesuai dapat menyebabkan keausan berlebihan, peningkatan gesekan, dan pembentukan lumpur (sludge) di dalam mesin. Oleh karena itu, pemilik kendaraan harus selalu merujuk pada buku panduan pemilik kendaraan, yang merupakan sumber paling akurat untuk menentukan jenis oli yang direkomendasikan pabrikan.

Intisari: Pemilihan oli mesin yang tepat harus berdasarkan viskositas (misalnya, 5W-30) dan spesifikasi API/ACEA yang sesuai dengan tipe kendaraan dan usia mesin; Penggunaan oli yang salah dapat menyebabkan keausan berlebihan dan lumpur, sehingga wajib merujuk buku panduan pemilik.